Facility Disinfection

Sanitasi area berdasarkan fungsi dan aktivitas ruang.

Layanan disinfeksi untuk kantor, hotel, sekolah, fasilitas publik, gudang, area operasional, dan properti dengan metode yang disesuaikan terhadap kondisi ruangan serta kebutuhan pengguna.

Surface Treatment Area Misting Documented Service
Assessment Area Fungsi ruang, luas area, jenis permukaan, dan aktivitas pengguna diperiksa.
Metode Disesuaikan Aplikasi dipilih berdasarkan kebutuhan area dan kondisi operasional.
Safety Coordination Jadwal, akses, perlindungan barang, dan ventilasi dikomunikasikan sebelum treatment.
Dokumentasi Pelaksanaan dapat dicatat untuk kebutuhan evaluasi dan administrasi.
Tentang Disinfeksi

Setiap ruang memiliki pola penggunaan yang berbeda.

Area pelayanan, ruang kerja, kamar, ruang pertemuan, gudang, lobby, koridor, dan titik sentuh memiliki frekuensi penggunaan yang berbeda. Kondisi ini perlu diperhatikan ketika menyusun cakupan dan metode disinfeksi.

Program disusun dengan mempertimbangkan jenis permukaan, ventilasi, barang sensitif, aktivitas pengguna, waktu operasional, dan kebutuhan penggunaan kembali setelah treatment.

Pelajari standar pelaksanaan
Ruang kantor yang membutuhkan program sanitasi area
Area-based treatment.

Metode disusun berdasarkan fungsi ruang, permukaan, aktivitas, dan waktu penggunaan kembali.

Kebutuhan Disinfeksi

Kondisi yang dapat memerlukan sanitasi tambahan.

Layanan disinfeksi merupakan bagian dari program kebersihan fasilitas dan perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing area.

01

Aktivitas pengguna tinggi

Lobby, ruang pelayanan, ruang tunggu, kantor, dan fasilitas publik memiliki tingkat interaksi yang tinggi.

02

Ruang digunakan bergantian

Kamar, ruang rapat, kendaraan, ruang pelatihan, dan area layanan dapat digunakan oleh banyak pengguna.

03

Kebutuhan sanitasi berkala

Fasilitas tertentu membutuhkan jadwal tambahan untuk mendukung program kebersihan internal.

04

Persiapan pembukaan area

Disinfeksi dapat dijadwalkan sebelum ruang digunakan kembali, pembukaan fasilitas, atau kegiatan tertentu.

Metode Pelaksanaan

Metode mengikuti fungsi dan kondisi ruang.

Tidak semua metode diterapkan pada setiap area. Assessment menentukan cakupan dan pendekatan yang digunakan.

Surface Spraying

Aplikasi terarah pada permukaan dan titik yang telah ditentukan berdasarkan fungsi serta kebutuhan area.

Misting

Aplikasi kabut halus pada area yang sesuai untuk membantu menjangkau cakupan ruang secara lebih merata.

High-Touch Treatment

Fokus pada gagang pintu, meja, railing, tombol, area pelayanan, dan titik sentuh yang sering digunakan.

Documentation

Area, metode, jadwal, instruksi, dan dokumentasi pelaksanaan dapat dicatat sesuai lingkup pelayanan.

Tahapan Layanan

Dari assessment hingga penggunaan kembali.

Jadwal dan persiapan perlu disesuaikan agar pekerjaan tidak mengganggu kegiatan utama fasilitas.

01

Assessment

Memeriksa luas area, fungsi ruang, jenis permukaan, ventilasi, barang sensitif, dan aktivitas pengguna.

02

Persiapan Area

Mengatur akses, membersihkan penghalang, melindungi barang tertentu, dan membatasi area pekerjaan.

03

Pelaksanaan

Treatment dilakukan pada area dan titik yang telah ditentukan menggunakan metode yang sesuai.

04

Ventilasi dan Serah Terima

Area diperiksa, diberi waktu sesuai instruksi, didokumentasikan, dan dikembalikan kepada pihak fasilitas.

Area Pelayanan

Disesuaikan untuk berbagai fasilitas.

Cakupan treatment mengikuti fungsi, aktivitas, sensitivitas area, dan jadwal operasional.

01 / Office

Kantor dan Ruang Kerja

Ruang kerja, meeting room, pantry, lobby, koridor, lift, dan area pelayanan.

02 / Hospitality

Hotel dan Hospitality

Kamar, lobby, ruang pertemuan, koridor, area staf, dan fasilitas pendukung.

03 / Public Facility

Sekolah dan Fasilitas Publik

Ruang kelas, aula, ruang pelayanan, area tunggu, toilet, dan titik sentuh.

04 / Operational

Gudang dan Area Operasional

Kantor gudang, ruang staf, area administrasi, ruang kontrol, dan fasilitas umum.

Safety dan Dokumentasi

Pengamanan disesuaikan dengan metode dan fungsi ruang.

Tim mengoordinasikan jadwal, akses, ventilasi, barang sensitif, aktivitas pengguna, dan waktu penggunaan kembali sebelum pekerjaan dilaksanakan.

APD dan pembatasan

Perlengkapan serta pembatasan area disesuaikan dengan metode yang digunakan.

Ventilasi area

Kondisi udara dan instruksi penggunaan kembali diperhatikan setelah treatment.

Service report

Area, metode, waktu, dokumentasi, dan instruksi dapat dicatat sesuai lingkup pekerjaan.

Pelajari Standar Layanan
Area kantor yang siap digunakan setelah proses sanitasi
Prepared and Documented

Setiap area dipersiapkan, ditangani, diperiksa, dan dicatat sesuai kebutuhan layanan.

Pertanyaan Umum

Sebelum layanan disinfeksi dijadwalkan.

Detail pekerjaan mengikuti luas area, fungsi ruangan, jenis permukaan, ventilasi, aktivitas pengguna, dan jadwal fasilitas.

Siapkan data area.

Informasikan luas, jenis fasilitas, jumlah ruangan, jadwal, dan kondisi operasional.

Konsultasikan kebutuhan disinfeksi

Layanan dapat diterapkan pada kantor, ruang pelayanan, hotel, gudang, sekolah, fasilitas publik, ruang pertemuan, dan area lain setelah evaluasi kondisi.

Kebutuhan pengosongan bergantung pada metode, fungsi ruang, dan kondisi operasional. Instruksi akan disampaikan sebelum pekerjaan dimulai.

Waktunya bergantung pada metode aplikasi, kondisi ventilasi, luas area, jenis permukaan, dan instruksi setelah treatment.

Tidak. Disinfeksi mendukung program kebersihan, sedangkan pembersihan rutin, pengelolaan sampah, dan sanitasi harian tetap perlu dilakukan.

Dokumentasi dapat disiapkan sesuai lingkup layanan, meliputi area, metode, waktu, foto, dan catatan pelaksanaan.

Konsultasi Disinfeksi

Susun jadwal berdasarkan kebutuhan fasilitas.

Sampaikan jenis fasilitas, luas area, jumlah ruangan, fungsi ruang, dan jadwal operasional. Tim Biruni akan membantu menentukan langkah awal.

Konsultasi