Pest Control Serangga

Kendalikan serangga dari titik sumber aktivitasnya.

Program pengendalian serangga untuk rumah, bisnis, gedung, fasilitas pangan, gudang, dan lingkungan industri dengan metode yang disesuaikan berdasarkan hasil inspeksi.

Crawling Insect Flying Insect Monitoring Berkala
Inspeksi Terarah Pemeriksaan tanda aktivitas, akses masuk, sarang, serta kondisi lingkungan.
Metode Disesuaikan Treatment dipilih berdasarkan jenis serangga dan fungsi area.
Safety Planning Jadwal dan pengamanan disusun agar operasional tetap terkendali.
Monitoring Aktivitas hama dievaluasi untuk menentukan tindakan lanjutan.
Tentang Layanan

Kemunculan serangga sering berkaitan dengan kondisi lingkungan.

Serangga dapat masuk melalui pintu, ventilasi, celah bangunan, barang, kemasan, saluran air, maupun aktivitas manusia. Sumber makanan, air, kelembapan, dan area yang jarang dibersihkan dapat mendukung perkembangannya.

Treatment dilakukan setelah jenis serangga, tingkat aktivitas, area terdampak, dan sumber risikonya diperiksa. Metode dapat berbeda antara dapur, gudang, ruang kerja, kamar, area produksi, dan lingkungan luar.

Pelajari standar pelaksanaan
Teknisi melakukan inspeksi pada fasilitas
Temukan sumbernya.

Treatment yang tepat dimulai dari identifikasi jenis hama, sumber aktivitas, dan kondisi area.

Tanda Aktivitas

Kondisi yang perlu mulai diperhatikan.

Satu tanda belum selalu menunjukkan infestasi tinggi, tetapi pemeriksaan lebih awal dapat membantu mencegah penyebaran.

01

Serangga terlihat berulang

Kemunculan pada waktu dan area yang sama dapat menunjukkan sumber aktivitas di sekitar lokasi.

02

Jumlahnya meningkat

Aktivitas yang semakin sering dapat menandakan akses masuk, sarang, atau sumber makanan belum terkendali.

03

Ditemukan titik persembunyian

Celah, plafon, drainase, mesin, furnitur, atau area gelap dapat menjadi lokasi berlindung.

04

Keluhan mulai berulang

Komplain dari penghuni, tamu, pelanggan, atau staf perlu dicatat untuk mengetahui pola aktivitas.

Metode Treatment

Metode dipilih berdasarkan jenis serangga dan karakter area.

Tidak semua metode digunakan dalam satu layanan. Hasil inspeksi menentukan pendekatan yang paling relevan.

Residual Spraying

Aplikasi terarah pada permukaan, jalur aktivitas, celah, dan titik yang berpotensi dilalui serangga.

Gel Baiting

Penggunaan umpan gel pada titik tersembunyi yang membutuhkan treatment lebih presisi dan minim penyebaran cairan.

Misting atau Fogging

Digunakan pada kebutuhan tertentu untuk membantu menjangkau area yang lebih luas atau serangga terbang.

Monitoring

Pemeriksaan titik, trap, keluhan, dan perubahan aktivitas digunakan untuk mengevaluasi hasil program.

Tahapan Layanan

Dari inspeksi hingga evaluasi.

Tahapan dapat disesuaikan berdasarkan jenis fasilitas dan lingkup kerja yang disepakati.

01

Inspeksi

Memeriksa jenis serangga, sumber aktivitas, akses masuk, tingkat risiko, dan kondisi area.

02

Persiapan

Menentukan metode, alat, bahan, titik kerja, jadwal, dan kebutuhan pengamanan area.

03

Treatment

Pelaksanaan difokuskan pada titik aktif, jalur pergerakan, sarang, dan area prioritas.

04

Monitoring

Hasil diperiksa kembali dan corrective action ditentukan apabila masih ditemukan aktivitas.

Area Pelayanan

Cocok untuk berbagai lingkungan.

Metode dan jadwal akan menyesuaikan aktivitas serta sensitivitas masing-masing fasilitas.

01 / Residential

Rumah dan Apartemen

Dapur, kamar, kamar mandi, taman, plafon, furnitur, dan ruang penyimpanan.

02 / Commercial

Restoran dan Hotel

Dapur, kamar tamu, pantry, storage, laundry, taman, dan area servis.

03 / Business

Kantor dan Gedung

Pantry, ruang kerja, basement, plafon, taman, koridor, dan ruang utilitas.

04 / Industrial

Gudang dan Pabrik

Area produksi, penyimpanan, loading dock, perimeter, drainase, dan ruang mesin.

Safety dan Dokumentasi

Pelaksanaan mempertimbangkan kondisi fasilitas.

Tim mengoordinasikan jadwal, akses area, perlindungan barang sensitif, penggunaan APD, serta instruksi sebelum dan setelah treatment.

APD dan pengamanan

Perlengkapan dan pembatasan area disesuaikan dengan metode treatment.

Informasi bahan

Dokumen pendukung dapat disiapkan sesuai kebutuhan fasilitas dan lingkup program.

Service report

Pelaksanaan, temuan, dokumentasi, dan rekomendasi dicatat untuk evaluasi.

Pelajari Standar Layanan
Teknisi menggunakan perlengkapan kerja saat melakukan pemeriksaan
Documented Treatment

Informasi pelaksanaan membantu klien memantau pekerjaan dan rekomendasi tindak lanjut.

Pertanyaan Umum

Sebelum layanan pest control dimulai.

Detail treatment akan mengikuti jenis serangga, kondisi area, tingkat aktivitas, fungsi fasilitas, dan kebutuhan operasional.

Belum mengetahui jenis serangganya?

Kirim foto dan informasi lokasi melalui form konsultasi untuk membantu pemeriksaan awal.

Kirim permintaan inspeksi

Metode, bahan, jadwal, dan pengamanan area disesuaikan dengan jenis fasilitas. Instruksi sebelum dan setelah treatment akan disampaikan oleh tim.

Kebutuhan meninggalkan area bergantung pada metode treatment dan fungsi ruang. Tim akan memberikan instruksi yang sesuai sebelum pekerjaan dimulai.

Frekuensi bergantung pada jenis hama, tingkat infestasi, kondisi lingkungan, luas area, dan risiko kemunculan kembali.

Inspeksi disarankan untuk mengetahui jenis serangga, sumber aktivitas, jalur masuk, area kritis, dan metode yang relevan.

Program maintenance dapat mencakup treatment terjadwal, monitoring, dokumentasi, laporan, dan corrective action.

Konsultasi Pest Control

Mulai dari tanda aktivitas yang ditemukan.

Sampaikan jenis fasilitas, lokasi, area terdampak, dan foto apabila tersedia. Tim Biruni akan membantu menentukan langkah awal.

Konsultasi